Bawaslu Bengkulu Utara Ajak Masyarakat Perkuat Pengawasan Partisipatif dan Literasi Demokrasi
|
Bengkulu Utara — Dalam upaya memperkuat kualitas demokrasi dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu, Bawaslu Kabupaten Bengkulu Utara terus mendorong pengawasan partisipatif melalui edukasi publik dan literasi demokrasi kepada masyarakat.
Ketua Bawaslu Kabupaten Bengkulu Utara menyampaikan bahwa pengawasan pemilu bukan hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat sebagai bagian dari penguatan demokrasi yang jujur, adil, dan transparan.
“Partisipasi masyarakat sangat penting dalam menjaga kualitas demokrasi. Melalui pengawasan partisipatif, masyarakat dapat ikut mengawasi serta melaporkan apabila ditemukan dugaan pelanggaran pemilu,” ujarnya.
Selain itu, Bawaslu Kabupaten Bengkulu Utara juga mengajak masyarakat, khususnya generasi muda dan pemilih pemula, untuk meningkatkan literasi digital guna mencegah penyebaran hoaks, ujaran kebencian, serta informasi menyesatkan yang dapat memicu perpecahan di tengah masyarakat.
Menurutnya, perkembangan media sosial saat ini memberikan ruang informasi yang sangat luas, sehingga masyarakat perlu lebih bijak dalam menerima maupun membagikan informasi yang berkaitan dengan demokrasi dan kepemiluan.
Bawaslu Kabupaten Bengkulu Utara berkomitmen untuk terus membangun sinergi bersama masyarakat, komunitas, organisasi kepemudaan, serta berbagai elemen lainnya dalam menciptakan iklim demokrasi yang sehat dan kondusif.
Melalui pengawasan partisipatif, diharapkan masyarakat tidak hanya menjadi pemilih, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menjaga integritas demokrasi demi terwujudnya pemilu yang berintegritas di Kabupaten Bengkulu Utara.
penulis; gomgom