Lompat ke isi utama

Berita

Menuju Indonesia Emas 2045, Ketua Bawaslu Bengkulu Utara Ajak Generasi Muda Perkuat Budaya Demokrasi

scfs

Ketua Bawaslu Kabupaten Bengkulu Utara, Tri Suyanto, S.E.

Bengkulu Utara – Upaya mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 tidak hanya bertumpu pada kemajuan ekonomi dan pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada kualitas demokrasi yang tumbuh di tengah masyarakat. Generasi muda dinilai memiliki peran strategis dalam menciptakan kehidupan demokrasi yang sehat, berintegritas, dan bertanggung jawab.

Ketua Bawaslu Kabupaten Bengkulu Utara, Tri Suyanto, S.E., mengatakan bahwa bonus demografi yang dimiliki Indonesia harus dimanfaatkan untuk melahirkan generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga memiliki karakter demokratis serta kepedulian terhadap kepentingan bangsa.

"Generasi muda adalah aset bangsa yang akan menentukan wajah Indonesia pada tahun 2045. Karena itu, pemahaman tentang nilai-nilai demokrasi, integritas, kejujuran, dan tanggung jawab harus dibangun sejak dini," ujar Tri Suyanto.

Menurutnya, demokrasi yang berkualitas lahir dari masyarakat yang aktif berpartisipasi, menghargai perbedaan pendapat, serta menjunjung tinggi aturan yang berlaku. Nilai-nilai tersebut menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan.

Ia menjelaskan bahwa Bawaslu Kabupaten Bengkulu Utara terus berkomitmen memperkuat pendidikan demokrasi melalui berbagai kegiatan sosialisasi, pendidikan pengawasan partisipatif, serta penyebarluasan informasi kepada masyarakat. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran publik akan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga kualitas demokrasi.

"Kami ingin masyarakat, khususnya generasi muda, menjadi bagian dari penguatan demokrasi melalui partisipasi yang positif, kritis, dan bertanggung jawab. Demokrasi bukan hanya tentang pemilu, tetapi juga tentang bagaimana kita bersama-sama menjaga nilai kejujuran, keterbukaan, dan kepedulian terhadap kepentingan publik," tambahnya.

Tri Suyanto juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pelajar, mahasiswa, organisasi kepemudaan, hingga komunitas lokal untuk bersama-sama menumbuhkan budaya demokrasi dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, kolaborasi seluruh komponen bangsa menjadi kunci dalam menciptakan masyarakat yang cerdas, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Bawaslu Kabupaten Bengkulu Utara optimistis bahwa penguatan pendidikan demokrasi yang dilakukan secara berkelanjutan akan menjadi investasi penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045, yaitu Indonesia yang maju, demokratis, dan berkeadilan.

penulis; rheisva trianiga