Bawaslu Bengkulu Utara Gelar “Ngaburit Pengawasan” Daring, Bahas Strategi Pengawasan Pemilu
|
Bengkulu Utara – Dalam upaya memperkuat kapasitas pengawasan pemilu, Bawaslu Kabupaten Bengkulu Utara menggelar kegiatan “Ngaburit Pengawasan” secara daring melalui Zoom Meeting pada Selasa, 3 Maret 2026. Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Bawaslu Kabupaten Seluma yang membahas strategi pengawasan secara komprehensif.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Bengkulu Utara, Tri Suyanto, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya peningkatan pemahaman dan strategi pengawasan bagi jajaran pengawas pemilu, khususnya dalam menghadapi berbagai dinamika tahapan kepemiluan.
Tri Suyanto menyampaikan bahwa pengawasan pemilu tidak hanya berfokus pada penindakan pelanggaran, tetapi juga harus diperkuat melalui upaya pencegahan serta keterlibatan masyarakat dalam pengawasan partisipatif.
“Pengawasan pemilu harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pencegahan, pengawasan partisipatif, hingga penanganan pelanggaran dan penyelesaian sengketa proses. Semua itu membutuhkan pemahaman dan strategi yang matang dari seluruh jajaran pengawas pemilu,” ujar Tri Suyanto dalam sambutannya.
Dalam kegiatan tersebut, Anggota Bawaslu Kabupaten Seluma, Medi Zalega, hadir sebagai narasumber yang menyampaikan materi bertema “Strategi Pengawasan (Pencegahan, Pengawasan Partisipatif, Penanganan Pelanggaran, dan Penyelesaian Sengketa Proses)”.
Pada pemaparannya, Medi Zalega menjelaskan bahwa strategi pengawasan harus dilakukan secara terstruktur dan sistematis. Menurutnya, langkah pencegahan menjadi kunci utama untuk meminimalisir potensi pelanggaran pemilu sejak dini.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya membangun pengawasan partisipatif dengan melibatkan masyarakat sebagai bagian dari penguatan demokrasi. Dengan keterlibatan publik, proses pengawasan dapat berjalan lebih luas dan efektif.
“Pengawasan pemilu tidak bisa hanya dilakukan oleh Bawaslu semata. Partisipasi masyarakat menjadi elemen penting untuk memastikan setiap tahapan pemilu berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku,” jelas Medi Zalega.
Lebih lanjut, Medi juga memaparkan mekanisme penanganan pelanggaran serta penyelesaian sengketa proses yang menjadi bagian penting dalam menjaga integritas dan keadilan dalam penyelenggaraan pemilu.
Melalui kegiatan Ngaburit Pengawasan ini, Bawaslu Kabupaten Bengkulu Utara berharap dapat meningkatkan pemahaman serta kapasitas jajaran pengawas pemilu dalam menjalankan tugas pengawasan secara profesional, sehingga proses demokrasi dapat berlangsung secara jujur, adil, dan transparan.
Kegiatan yang berlangsung secara daring ini juga menjadi ruang diskusi dan berbagi pengalaman antar pengawas pemilu, guna memperkuat sinergi serta memperkaya perspektif dalam menghadapi berbagai tantangan pengawasan pemilu ke depan.
gomgom